30 Juli 2013

Review Film 5 cm

5 cm.

Judul: 5 cm 
Tanggal rilis: 12 Desember 2012 (Indonesia)
Sutradara: Rizal Mantovani
Skenario: Donny Dhirgantoro
Genre: Film drama
Pemain: Denny Sumargo, Pevita Eileen Pearce, Fedi Nuril, Herjunot Ali, Saykoji, Raline Shah
Produser: Sunil Soraya, Ram Soraya

5 cm, merupakan film drama yang diadopsi dari sebuah novel karya Donny Dhirgantoro yang berjudul 5 cm. Mengapa judulnya 5 cm ?, jawabannya bisa ditemukan pada halaman – halaman akhir novel 5 cm.
Apabila kamu punya mimpi, taruh dia 5 cm di depan kening kamu,jadi nggak pernah lepas dari mata kamu. Dan sehabis itu yang kita perlu cuma kaki yang berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dan leher yang akan lebih sering melihat keatas.
Juga lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja dan hati yang akan bekerja lebih keras, serta mulut yang akan selalu berdoa.”

novel 5 cm.

Genta (Fedi Nuril), Arial (Denny Sumargo), Zafran (Herjunot Ali), Riani (Raline Shah) dan Ian (Igor Saykoji) adalah lima remaja yang telah menjalin persahabatan sepuluh tahun lamanya. Mereka memiliki karakter yang berbeda-beda. Zafran yang puitis, sedikit "gila", apa adanya, idealis, agak narsis, dan memiliki bakat untuk menjadi orang terkenal. Riani yang merupakan gadis cerdas, cerewet, dan mempunyai ambisi untuk cita-citanya. Genta, pria yang tidak senang mementingkan dirinya sendiri sehingga memiliki jiwa pemimpin dan mampu membuat orang lain nyaman di sekitarnya. Arial, pria termacho diantara pemain lainnya, hobi berolah raga, paling taat aturan, namun paling canggung kenalan dengan wanita. Ian, dia memiliki badan yang paling subur dibandingkan teman-temannya, penggemar indomie dan bola, paling telat wisuda. Ada pula Dinda (Pevita Pearce) yang merupakan adik dari Arial, seorang mahasiswi cantik yang sebenarnya dicintai Zafran. Suatu hari mereka berlima merasa “jenuh” dengan persahabatan mereka dan akhirnya kelimanya memutuskan untuk berpisah, tidak saling berkomunikasi satu sama lain selama tiga bulan lamanya.1

Film 5 cm.

Mereka berlima merasa tidak ada teman lain selain mereka berlima, oleh karena itu mereka selama tiga bulan ingin sesuatu yang lain dari biasanya. Ian ingin menyelesaikan skripsinya, Ian pun harus kerja keras untuk mengejar kelulusan yang sudah dulu didapatkan 4 sahabatnya. Ian sendiri ingin dikuliahkan orang tuanya untuk mengambil gelas master di Manchester Inggris. Setelah 3 bulan lamanya akhirnya Genta memberi informasi lewat sms untuk bertemu dan merayakannya dengan perjalanan penuh impian dan tantangan. Sebuah perjalanan hati demi mengibarkan sang saka merah putih di puncak tertinggi Jawa pada tanggal 17 Agustus. Sebuah perjalanan penuh perjuangan yang membuat mereka semakin mencintai Indonesia. Petualangan dalam kisah ini, bukanlah petualangan yang menantang adrenalin, demi melihat kebesaran sang Ilahi dari atas puncak gunung. Tapi petualangan ini, juga perjalanan hati. Hati untuk mencintai persahabatan yang erat, dan hati yang mencintai negeri ini.

Segala rintangan dapat mereka hadapi, karena mereka memiliki impian. Impian yang ditaruh 5cm dari depan kening.



Tanggapan untuk Film 5 cm
Film ini bagus yang menggambarkan tentang arti persahabatan selain itu film ini menggambarkan keindahan Bumi Pertiwi Indonesia. Dalam film ini memberikan pesan agar kita menjaga keindahan bumi peritiwi serta loyalitas kita kepada Indonesia untuk tetap mencintai negeri yang ini.

Petualangan dari film ini yang spot (tempat)-nya di daerah gunung pendakian memang akan menunjukkan mana yang benar-benar teman mana yang tidak, dalam perjalanan pendakian jika benar-benar teman tentu akan memikirkan anggotanya selalu memberi tanda ketika ada bahaya, selalu memberi perhatian dan pertolongan ketika ada suatu kendala.

Dalam film ini menggambarkan keindahan gunung semeru yaitu Puncak Mahameru yang terkenal dengan Puncak Para Dewa serta Danau Ranu Kumbolo yang merupakan surganya gunung semeru. Saya sendiri pernah ke Danau Ranu Kumbolo memang spotnya begitu indah yang mana setelah pendakian dari Ranu Pani terasa lelah begitu melihat keindahan Ranu Kumbolo kelelahan seakan lenyap begitu saja. Film ini terasa begitu pendek dan petualangan begitu singkatnya ketika melihat keindahan dari gunung semeru. Memang jika dibandingkan dengan film petualangan seperti Lord Of The Rings atau pun The Hobbit begitu terasa kurangnya petualangan yang ada dalam film ini.

Film ini, bagus mungkin jika di jadikan Trilogy atau waktunya di tambah mungkin akan lebih terasa petualangannya lebih menantang. Semoga muncul film petualangan dari Indonesia yang lebih menantang.

Sekian, terima kasih telah membaca artikel ini...!

Dilarang Anonym
EmoticonEmoticon