Wednesday, November 13, 2019

Cara Cek Pulsa, Kuota, dan Nomor All Operator


Artikel kali ini adalah bagaimana Cara Cek Pulsa, Kuota, dan Nomor Semua Operator pada 2019, suatu saat cara ini dapat berubah sewaktu-waktu tergantung dengan kebijakan masing-masing operator.


## SMARTFREN ##

  1. CEK NOMOR : *999#
  2. CEK PULSA : *999# atau Ketik CEK kirim ke 999
  3. CALL CENTER : (021) 50100000 / 888
  4. CEK KUOTA : *995#
  5. Aplikasi : My Smartfren


## AXIS ##

  1. CEK NOMOR : *123*7*5#
  2. CEK KUOTA : *123*7*3#
  3. CALL CENTER : 817
  4. Aplikasi : AXISnet


## XL ##

  1. CEK NOMER : *123*817#
  2. CEK KUOTA : *123*7*1*2#
  3. CEK PEMAKAIAN : *123*77#
  4. CALL CENTER : 817
  5. Aplikasi : My XL


## TELKOMSEL ##

  1. CEK NOMER : *808#
  2. CEK KUOTA : *888*12# atau ( *888*3*2# (PILIH PAKET INET))
  3. cek bonus telpon Tsel : *888*10#
  4. cek bonus SMS Tsel : *888*11#
  5. CALL CENTER : 188, 357 MKIOS
  6. Aplikasi : My Telkomsel


## INDOSAT ##

  1. CEK NOMOR : *123*30#
  2. CEK KUOTA : USAGE / STATUS kirim ke 363
  3. CEK KUOTA NELPON : STATUS spasi PAKET kirim ke 123
  4. CEK PAKET SMS ISAT :


  • *123*888*6*4#
  • *555*1#
  • *123*1000*7*2#


Aplikasi : myIM3


## TRI ##

  1. CEK NOMER : *123# atau *111*1#
  2. CEK KUOTA TRI : *123*2*3#
  3. CEK KUOTA TELPON TRI : *123*2*2*4*3#
  4. CALL CENTER : 123
  5. Aplikasi : Bima+

Thursday, October 31, 2019

Cara Akses Root Ubuntu Google Cloud Platform via Putty


Tutorial kali ini sebenarnya gak hanya berlaku di Google Cloud aja, bisa juga untuk AWS atau Alibaba Cloud. Tutorial ini ini berfungsi untuk VPS Linux terutama Ubuntu agar bisa diakses dari luar VPS bukan dengan tool bawaan VPSnya. Alat yang umum digunakan untuk akses root VPS Linux adalah Putty untuk desktop. Selain putty bisa juga menggunakan Termux atau terminal emulator untuk pengguna android.

Sebelum bisa akses ke Putty tentu saja kita editnya menggunakan tool dari bawaan VPSnya, kalau google Cloud menggunakan Cloud Shell, untuk Alibaba menggunakan VNC. Hal ini akan kita temui untuk VPS dari luar negeri, beda dengan VPS dari Indonesia sendiri yang biasanya langsung dianjurkan pakai Putty.

Cara Akses Root Google Cloud Platform via Putty:
Buka dulu Cloud Shell atau command promptnya Google Cloud, kemudian ketik perintah berikut ini:
  • sudo passwd root
  • sudo -s
  • nano /etc/ssh/sshd_config
  • "PermitRootLogin no" atau "PermitRootLogin prohibit-password" ubah menjadi "PermitRootLogin yes"
  • "PasswordAuthentication no" ubah menjadi "PasswordAuthentication yes"
  • ctrl+x kemudian ketik “y” dan enter.
  • sudo service sshd restart


  • Untuk tutorial via Youtube Silahkan lihat berikut ini:

    Sunday, August 11, 2019

    Cara Membuat Tools HTML Converter (Parse)


    HTML Converter (Parse) biasanya digunakan blogger yang menggunakan Google Adsense untuk mengkonversi kode iklan Google adsense agar kompatibel dan muncul jika ditempatkan pada tengah artikel dan tidak melalui widget seperti biasanya. Jika tidak di-parse, maka iklan tidak akan muncul atau eror. Selain itu, bagi blogger yang suka membagikan kode CSS, HTML atau Javasript di blog-nya perlu mem-parse kode yang dibagikan. Khususnya yang memakai pre code atau syntax highlighter. Sama seperti iklan adsense, kalau tidak di-parse tidak muncul dengan baik atau eror.

    Berikut ini, Cara Membuat Tools HTML Converter (Parse):

    1.  Masuk ke blogger
    2. Pada dashboard pilih Halaman -> Halaman Baru
    3. Masuk ke mode "HTML" (Bukan "Compose")
    4. Lalu tambahkan kode berikut kedalam halaman tersebut


    <textarea id="codes" placeholder="Tulis/paste kode di sini lalu klik 'Konversi'" spellcheck="false"></textarea><br />
    <br />
    <div class="button-group"><button id="cvrt" onclick="cdConvert();this.disabled = true;" class="ripplelink">Konversi</button><button onclick="cdClear();" class="ripplelink">Bersihkan</button></div><ul id='wrapin'><li><input checked="true" class="option-input checkbox" id="opt1" type="checkbox" />Konversi <code>&amp;</code> menjadi <code>&amp;amp;</code></li>
    <li><input id="opt2" class="option-input checkbox" type="checkbox" />Konversi <code>'</code> menjadi <code>&amp;#039;</code></li>
    <li><input id="opt3" class="option-input checkbox" type="checkbox" />Konversi <code>"</code> menjadi <code>&amp;quot;</code></li>
    <li><input checked="true" class="option-input checkbox" id="opt4" type="checkbox" />Konversi <code>&lt;</code> menjadi <code>&amp;lt;</code></li>
    <li><input checked="true" class="option-input checkbox" id="opt5" type="checkbox" />Konversi <code>&gt;</code> menjadi <code>&amp;gt;</code></li>
    </ul><script type="text/javascript">
    function cdClear(){var a=document.getElementById("codes");a.value="",a.focus(),document.getElementById("cvrt").disabled=!1}function cdConvert(){var a=document.getElementById("codes"),b=a.value,c=document.getElementById("opt1"),d=document.getElementById("opt2"),e=document.getElementById("opt3"),f=document.getElementById("opt4"),g=document.getElementById("opt5");b=b.replace(/\t/g,"    "),c.checked&&(b=b.replace(/&/g,"&amp;")),d.checked&&(b=b.replace(/'/g,"&#039;")),e.checked&&(b=b.replace(/"/g,"&quot;")),f.checked&&(b=b.replace(/</g,"&lt;")),g.checked&&(b=b.replace(/>/g,"&gt;")),a.value=b,a.focus(),a.select()}
    </script><br />
    <div style='clear: both;'></div><style scoped="" type="text/css">
    #main-wrapper{padding:0;width:100%;border:0}
    code{font-family:Consolas,Monaco,'Andale Mono','Courier New',Courier,Monospace;color:#2a5ead;font-size:13px;padding:2px 4px;color:#d14;}
    #codes{border:1px solid rgba(0,0,0,0.08);width:68%;height:250px;margin:0 auto;display:block;background-color:#fff;color:#999;padding:15px;border-radius:3px;font-size:13px;font-family:monospace;transition:all .3s}
    #codes:hover,#codes:focus{background-color:#fff;color:#222;border-color:rgba(0,0,0,0.2)}
    .button-group{width:100%;max-width:78.5%;float:none;margin:0 auto 0;text-align:center}
    button,button[disabled]:active{width:42.3%;border:none;padding:14px 12px;text-align:center;color:#fff;display:inline-block;white-space:nowrap;background-color:#3498db;cursor:pointer;font-size:13px;position:relative;top:-20px;margin:0 8px;letter-spacing:.5px;border-radius:3px;transition:all 0.2s}
    button:hover,button:focus{background:#43a9ed;color:#fff}
    button[disabled],button[disabled]:active{background:#43a9ed;color:#fff;}
    #opt1,#opt2,#opt3,#opt4,#opt5{display:inline-block;margin:0 10px 0 0;vertical-align:middle;border:none;outline:none}
    #outer-wrapper {margin:0 auto;text-align:left;float:none;background-position:center!important;}
    #post-wrapper {width:100%;max-width:100%;margin:0 auto;text-align:left;float:none;background-position:center!important;}
    .post-body,.post{background-position:center!important;}
    .post-body p{margin:0}
    #blog1,#artikel,.blog-posts{background-position:center!important;}
    #sidebar-wrapper,#menu-wrap {display:none;margin-top:0;margin:0;}
    .post-inner {padding:0 0 0 0;margin:20px auto;}
    .post-body ul#wrapin{width:100%;max-width:68.5%;display:table;position:relative;margin:0 auto;font-size:13px}
    .post-body ul#wrapin li {display:block;margin:0 auto;text-align:left;}
    .post-body ul#wrapin br {display:none;}
    .option-input{-webkit-appearance:none;-moz-appearance:none;-ms-appearance:none;-o-appearance:none;appearance:none;position:relative;right:0;bottom:0;left:0;height:16px;width:16px;transition:all 0.15s ease-out 0s;background:#f0f0f0;border:none;color:#fff;cursor:pointer;display:inline-block;margin-right:0.5rem;outline:none;position:relative;border-radius:10%;}
    .option-input:hover{background:#eee}
    .option-input:checked{background:#2ecc71}
    .option-input:checked::before{height:16px;width:16px;position:absolute;content:'\f00c';font-family:fontawesome;display:inline-block;font-size:12.66667px;text-align:center;line-height:16px}
    .option-input:checked::after{-webkit-animation:click-wave 0.65s;-moz-animation:click-wave 0.65s;animation:click-wave 0.65s;background:#40e0d0;content:'';display:block;position:relative;z-index:100}
    .option-input.radio{border-radius:50%}
    .option-input.radio::after{border-radius:50%}
    </style>
    
    5. Lalukan "Pratinjau" untuk mengetahui hasilnya
    6. Jika sudah benar, silahkan klik "Publikasikan"

    Berikut hasilnya:

    Tuesday, August 6, 2019

    Widget Live Chat Telegram


    Tutorial kali ini, akan membahas bagaimana memasang Widget Live Chat Telegram pada blogger, tidak beda jauh dengan tutorial sebelumnya, yaitu: Widget Live Chat Whatsapp. Perbedaan Whatsapp dan Telegram lebih kepada fitur di aplikasinya sendiri, banyak tidak pengguna. Whatsapp sendiri mungkin lebih banyak penggunanya jika dibandingkan Telegram. Jika dibandingkan mengenai fiturnya menurutnya saya Telegram lebih unggul dan lebih mudah untuk dikembangkan. Pembahasan kali ini saya tidak akan membahas mengenai fitur Whatsapp atau Telegram, mungkin saya akan bahas pada artikel berikutnya.

    Langsung saja pada ke pembahasan, berikut tutorial install Widget Live Chat Telegram:
    1. Masuk halaman admin blogspot
    2. Pilih menu tema
    3. Pilih Edit HTML
    4. cari kode </body>
    5. Copy kode dibawah ini:

      <!-- WhatsHelp widget -->
      <script type="text/javascript">
          (function () {
              var options = {
                  telegram: "username", // Telegram bot username
                  call_to_action: "Message us", // Call to action
                  position: "right", // Position may be 'right' or 'left'
              };
              var proto = document.location.protocol, host = "whatshelp.io", url = proto + "//static." + host;
              var s = document.createElement('script'); s.type = 'text/javascript'; s.async = true; s.src = url + '/widget-send-button/js/init.js';
              s.onload = function () { WhWidgetSendButton.init(host, proto, options); };
              var x = document.getElementsByTagName('script')[0]; x.parentNode.insertBefore(s, x);
          })();
      </script>
      <!-- /WhatsHelp widget -->
      
      Ganti: telegram: "username", // Telegram bot username, "username" bisa diganti sesuai dengan username telegram lain, atau bisa juga diisi dengan ID bot, kemudian call_to_action: "Message us", // Call to action, bisa diganti dengan kata-kata yang diinginkan, seperti "Hubungi Kami", // Call to action
    6. Paste kode tersebut sebelum </body>
    7. Kemudian simpan
    8. Lihat hasilnya.


    Thursday, July 25, 2019

    Membuat Aplikasi Webview Android di Sketchware



    Webview sendiri merupakan aplikasi untuk menampilkan suatu website. Website itu bisa berupa website sendiri, website berita, atau web lainnya. Hal ini hampir sama seperti browser, akan tetapi bedanya dengan browser webview aplikasi tidak dapat membuka aplikasi lain kecuali kita memprogamnya sebagai browser.

    Berikut ini adalah tutorial membuat aplikasi Webview Android dengan Sketchware:
    1. Buka Aplikasi Sketchware lalu klik ikon + untuk membuat projek baru
    2. Masukkan Nama, icon, versi dan package aplikasi yang akan dibuat, kemudian klik Create App
    3. drag and drop widget webview pada sidebar kedalam layout
    4. Masuk ke Event, Klik Oncreate (On activity create)
    5. Pilih Tampilan > webview (muat url) > Masukkan URL web yang diinginkan dimulai dengan http:// atau https://. Kemudian pilih id dari widget webview tadi, defaultnya webview1
    6. Kemudian kembali ke tab Event > Klik icon + merah pojok kanan bawah. Pada tab activity pilih OnBackPressed
    7. Pada tab Event, Klik OnBackPressed yang ditelah ditambahkan tadi
    8. Klik icon puzzle pilih tampilan, lalu drag n drop webview (mundur) untuk membuat fungsi kembali kehalaman sebelumnya menggunakan tombol kembali (back button).
    9. Kembali pada tab View/Event/Component, klik menu pada pojok kanan atas, pilih view
    10. Pilih main.xml, hapus tanda centang pada toolbar, kemudian save
    11. Pada tahap terakhir, silahkan pilih Run (Buliding Apk File) untuk mengcompile dan atau menginstallnya kedalam perangkat android
    12. Jalankan Aplikasinya
    >>




    Wednesday, July 24, 2019

    Broken Link Checker


    Website atau Blog memerlukan maintenance atau perawatan. Bukan hanya hardware yang butuh perawatan, software juga butuh perawatan. Salah satu perawatan terhadap website adalah pengecekan link-link yang terdapat di suatu website. Tujuan pengecekan link ini untuk membantu netizen yang membutuhkan agar sinkron antara arikel yang kita tulis, sehingga tidak mengecewakan pembaca atau netizen.

    Broken link biasanya terjadi pada link-link download yang telah expired, dimana link download memiliki jangka waktu tertentu, link ada pelanggaran hak cipta, link diblokir oleh pihak tertentu, link mengandung virus, link dari website yang tidak diperpanjang pemiliknya. Broken-broken link itu juga dianggap bermasalah oleh google adsense, karena bisa dianggap penipuan sehingga melanggar aturan google.

    broken link di situs web tidak hanya menjengkelkan - keberadaannya dapat menyebabkan kerusakan pada bisnis online Anda dan juga reputasi Anda di Internet!

    Karena itu situs web dapat:

    1. Kehilangan beberapa basis pelanggan yang ada (pengguna saat ini cepat atau lambat akan merasa frustrasi untuk tidak kembali lagi)
    2. Bermasalah dengan pelanggan baru (karena tautan web yang mati, orang tidak akan menemukan barang / halaman yang mereka cari).
    3. Merusak reputasi Anda secara daring / online (sebagian besar pelanggan daring/online menganggap hyperlink kedaluarsa sebagai demonstrasi yang tidak menghargai mereka dari pemilik situs)
    4. Memiliki dampak negatif pada peringkat situs web Anda dengan Mesin Pencari utama seperti Google, Yahoo, Bing dll
    5. Semua yang menyajikan masalah sangat serius sehingga orang kadang-kadang mengatakan "link rot problem" (atau tautan) yang merujuk padanya: karena Anda mungkin sudah tahu weblink "busuk" hanyalah nama lain untuk situasi "URL mati" yang sama.

    Berikut ini cara dalam pengcekan link:

    1. Buka website yang melakukan pengecekan broken link
    2. Jika sudah ketemu silahkan ganti link yang sudah rusak, dengan link baru yang sesuai


    Berikut ini website yang menyediakan jasa pengecekan link yang rusak dan bermasalah (Free Broken Link Checker/Dead Link Checker):

    1. https://www.brokenlinkcheck.com/
      Ringkasan fitur
      - Periksa situs web dan blog Anda untuk tautan mati
      - Dapat memindai halaman web dalam jumlah tidak terbatas *
      - Memvalidasi URL internal dan eksternal
      - Menunjukkan lokasi tautan bermasalah di HTML Anda
      - Kode kesalahan laporan (404 dll) untuk semua URL buruk
      - Berjalan di Windows, Mac OSX, Linux, Android, dan iOS
      * Versi gratis memiliki batas 3000 halaman, namun ada
           tidak ada batasan jumlah hyperlink dalam halaman web tersebut!
      
    2. https://www.deadlinkchecker.com/
      Solusi sederhana dan dapat diakses untuk webmaster dan SEO profesional:
      - Pemeriksaan manual gratis - untuk situs tunggal dan banyak.
      - Tiga paket berlangganan bernilai - untuk memeriksa tautan otomatis.
      - Tidak perlu berkomitmen untuk paket atau paket SEO besar - seperti halnya sebagian besar pesaing kami.
      - Sorot peluang membangun tautan yang rusak.
      - Tidak ada unduhan.
      
    3. https://www.drlinkcheck.com/
      Mudah menemukan tautan yang rusak dan berbahaya
      1. Satu klik untuk memeriksa semuanya
      2. Pemeriksaan berulang per tautan
      3. Setiap tautan yang ditemukan oleh Dr. Tautan Periksa melewati beberapa pemeriksaan untuk memastikan Anda benar-benar menautkan ke konten yang disetujui.
      - Cek tautan rusak: Apakah URL diformat dengan benar? Apakah server merespons jumlah waktu yang wajar? Apakah sertifikat SSL valid? Apakah kode menghapus kesalahan (seperti 404 untuk halaman yang hilang atau 500 untuk server yang salah)?
      - Pemeriksaan daftar hitam: Apakah terdaftar muncul di daftar hitam apa pun untuk meng-hosting konten jahat?
      - Pemeriksaan domain terparkir: Apakah terkait dengan situs placeholder tanpa konten yang berharga, biasanya yang tidak lebih dari iklan?
      4. Laporan dan kemampuan analisis yang komprehensif
      5. Pemeriksaan terjadwal
      6. Kustomisasi tingkat lanjut
      
    4. https://validator.w3.org/checklink
      Pemeriksa Tautan ini mencari masalah dalam tautan, jangkar, dan objek yang dirujuk di halaman Web, style sheet CSS, atau secara rekursif di seluruh situs Web. Untuk hasil terbaik, disarankan untuk terlebih dahulu memastikan bahwa dokumen yang diperiksa menggunakan Valid (X) HTML Markup dan CSS. Pemeriksa Tautan adalah bagian dari validator W3C dan alat-alat Kualitas Web.
      

    Tuesday, July 16, 2019

    Widget Live Chat WhatsApp


    Pada tutorial kali ini adalah bagaimana menambahkan widget Live Chat Whatsapp untuk blogger atau blogspot. Whatsapp sendiri merupakan aplikasi sosmed yang sangat populer di dunia, terutama Indonesia. Whatsapp sendiri banyak digunakan untuk keperluan kerja, keperluan akademik, dan keperluan lain yang intinya untuk berkomunikasi via chat, telepon, maupun video call.

    Tutorial kali ini sangat bermanfaat bagi anda yang membutuhkan kontak layanan yang menguhubungkan website / blog ke kontak Whatsapp. Hal itu tentu saja sangat berpengaruh pada bisnis dalam mengembakan suatu bisnis yang menggunakan Website untuk media promosi.

    Berikut ini tutorial memasang Widget Live Chat Whasapp di blog / website:
    1. Masuk ke halaman blogspot
    2. ke menu Tema
    3. Pilih Edit HTML
    4. Copy kode dibawah ini
    5. <!-- WhatsHelp widget -->
      <script type="text/javascript">
          (function () {
              var options = {
                  whatsapp: "+628xxxxxxxxx", // WhatsApp number
                  call_to_action: "Hubungi Kami", // Call to action
                  position: "right", // Position may be 'right' or 'left'
              };
              var proto = document.location.protocol, host = "whatshelp.io", url = proto + "//static." + host;
              var s = document.createElement('script'); s.type = 'text/javascript'; s.async = true; s.src = url + '/widget-send-button/js/init.js';
              s.onload = function () { WhWidgetSendButton.init(host, proto, options); };
              var x = document.getElementsByTagName('script')[0]; x.parentNode.insertBefore(s, x);
          })();
      </script>
      <!-- /WhatsHelp widget -->
      
      Ganti: whatsapp: "+628xxxxxxxxx" dengan nomor yang diinginkan misal : whatsapp: "+6289513158002". dan bisa diganti sesuai dengan keinginan: call_to_action: "Hubungi Kami"
    6. Paste dan letakkan tepat sebelum </body>.
    7. Kemudian simpan.
    8. dan Lihat Hasilnya


    Thursday, May 23, 2019

    VPN Untuk Membuka Blokir Whatsapp CS


    22 Mei 2019 merupakan tanggal, pengumuman hasil pemilu oleh KPU. Pada hari itu semua pihak menunggu hasil rekapitulasi yang dilakukan oleh KPU. Ada pihak yang merasa belum menerima hasil yang telah diumumkan, pihak-pihak itu kemudian melaporkan temuan-temuan yang ada dilapangan terkait PEMILU ke BAWASLU. Pada hari itu pihak-pihak tertentu melakukan unjuk rasa di depan gedung BAWASLU. Media massa (yang saya pantau media elektronik) memberitakan unjuk rasa tersebut diwarnai dengan aksi anarki.

    Pemerintah sebagai lembaga eksekutif, untuk menyaring berita-berita yang palsu (HOAX) terkait aksi 22 Mei 2019 di depan Gedung BAWASLU, pemerintah melalui menyaring segala bentuk penyebaran media Gambar atau Video melalui Whatsapp, Facebook, dan Instagram, sehingga Facebook CS sempat down. Banyak Netizen ramai-ramai mengeluh di twitter mengenai penyaringan ini. Kebanyakan Netizen yang mengeluh adalah para pengusaha atau Whatsapp dan akun sosmednya untuk keperluan Bisnis.

    Untuk mengatasi itu, Netizen bisa menggunakan VPN, Proxy, SSH, software yang mengarahkan internet ke IP luar Negeri, Migrasi ke Telegram atau yang lainnya. Akan tetapi ada plus minus dalam penggunaan VPN yang harus diwaspadai Netizen.

    Berikut ini Bahaya memakai App VPN:
    1. Penjualan data (penjualan data lebih sering kepada advertiser untuk keperluan iklan, dan yang bernilai tinggi adalah data-data finansial dan Pemerintahan)
    2. Penggunaan IP Pelanggan sebagai Network End-Point
    3. Risiko serangan Nan in the Middle
    4. Kebocoran Data dan Alamat IP
    5. Adware

    Hal positifnya adalah:
    1. Anda bisa terbebas dari pemblokiran pemerintah

    Jika anda tetap ingin menggunakan VPN, berikut VPN yang direkomendasikan (bisa didownload di Playstore atau iOS atau Windows):
    1. Open VPN ( Anda harus menyiapkan akun VPN sendiri bisa gratis bisa berbayar)
    2. TUN Safe VPN (Free No Ads)
    3. Panda Antivirus dan VPN
    4. Forti Client VPN
    5. AVG Secure VPN
    6. Avast Secure Line VPN
    7. VPN Comodo
    8. McAfee Antivirus dan VPN
    9. Kasperksy VPN

    Semua pilihan adalah Keputusan anda, apapun resikonya saya tidak bertanggung jawab, dan ditanggung anda sendiri.